Senin, 22 Oktober 2012

Menjalin Hubungan Baik Dengan “Mantan”


Kisah dengan mantan tak selalu berakhir menyakitkan. Meski keputusan untuk mengakhiri hubungan didasarkan atas keputusan bersama. Tak semudah melupakan kenangan indah bersama mantan, beberapa diantaranya, masih menyimpan rasa cinta, atau dendam karena dikhianati.

Show Must Go On, seperti petuah Freddy Mercuri dalam lagunya. Kehidupan itu tentang kedatangan dan kepergian. Seperti juga sebuah hubungan, pasti ada pertemuan juga tak dipungkiri terjadi sebuah perpisahan. Apa yang telah terjadi, sebaiknya diambil hikmahnya, karena pertunjukan masih akan terus berlangsung.

Janice Levine, penulis buku “Why Do Fools in Love” mengungkapkan, “Untuk menjaga hidup bergerak ke arah yang sehat, yang diperlukan adalah menentukan posisi mantan dalam kehidupan Anda. Jika Anda tidak bisa memaafkan sang mantan, maka dia akan memengaruhi Anda dan hubungan percintaan Anda di masa depan.”

Lalu, bagaimana seseorang bisa menjalin persahabatan dengan mantan, sementara diantara keduanya pernah memiliki cinta di hati? Percik asmara itu boleh hilang, tapi tak salah rasanya jika Anda dan mantan bersedia saling mengisi dan mendukung, bukan lagi sebagai pasangan kekasih tetapi sebagai sabahat.

Seperti halnya dialami Kikan dan mantan suaminya Yuke sampurna, pembetot bass group band Dewa yang masih akur dan tetap menjalin komunikasi. “Kita memang masih baik-baik saja. Saya sehari-hari juga berkomunikasi dengan Yuke karena ada anak-anak yang terus menghubungkan kami,” ujar Kikan.

Pernikahan mungkin bukan takdir bagi keduanya untuk bersatu, namun menjadi teman baik meski telah sama-sama memutuskan berpisah, adalah hal yang indah. “Kami tetap berteman baik untuk kepentingan anak-anak, meski tidak bisa menikah lagi. Tapi kan kami masih bisa berteman baik,” imbuhnya.

Elena Michaels, seorang terapis perkawinan mengungkapkan, “Anda tak perlu susah segera mencari pengganti, karena mantan memberikan rasa nyaman.” Ia, sang mantan, bisa menjadi sahabat yang baik. Apalagi jika mantan seorang pendengar yang baik untuk masalah-masalah yang Anda bagi kepadanya.

Bukan kiamat

Putus hubungan kerap dikaitkan dengan perasaan hancur berkeping-keping, patah hati dan kemunduran diri secara berkala, yang jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal bila dihadapi secara terus menerus. Sementara, faktanya, berakhirnya hubungan jarang dialami dengan baik.

Dulu Anda dan pasangan adalah pasangan paling romatis, namun setelah berakhirnya hubungan, semua yang terkait dengan kehidupan pasangan adalah kenyataan buruk yang tidak ingin dilihat. Bertemu mantan sudah seperti bertemu setan. Lebih baik dihindari sejauh mungkin.

“Ya, karena ikatan itu telah terlepas. Anda dan pasangan kembali pada kehidupan masing-masing. Jarak sengaja diciptakan demi meredam perasaan hancur, dan melihatnya sebagai orang asing adalah cara yang terbaik. Namun, tak ada salahnya kan tetap menyimpan nomor teleponnya, meski benda kenangan darinya sudah dimusnahkan atau dibuang jauh-jauh.

Anggap sang mantan sebagai pengingat atas apa yang Anda mau dan inginkan, meski akhirnya ingin itu tidak terwujud. Jadikan ia sebagai sumber pengalaman dan pembelajaran. Inilah penguat bagi Anda saat telah siap menemukan pria lain.

Setegar-tegarnya Anda menghadapi perpisahan, bersikaplah realistis. Di beberapa kasus perpisahan, mantan hadir justru ingin menyiksa Anda. Ia seperti tidak siap berpisah dan mencari-cari masalah, hanya supaya Anda tersadar tak bisa hidup tanpa dia.

Segera lupakan dia, jika memang mantan kerap membuat Anda sedih, menangis dan menderita. Ia lebih mirip obat yang menimbulkan reaksi di tubuh. Bikin kecanduan karena pelepasan hormon endorphin, memicu adrenalin, serita oksitosin. Jika terlalu banyak, efeknya sangat tidak baik bagi jiwa.

Pertimbangkan untuk tidak larut dalam obsesi berlebihan pada sang mantan. Hidup Anda tidak akan kiamat jika ia tak lagi melingkupi hidup Anda. Rasionalkan pikiran, dan carilah pria yang benar-benar mencintai Anda.

» Posted by Muzi R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Versi Mobile


Objek wisata yang merupakan primadona pantai di Jawa Barat ini terletak di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan kota Ciamis, memiliki berbagai keistimewaan seperti:

• Dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari satu tempat yang sama

• Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan aman

• Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih

• Tersedia tim penyelamat wisata pantai

• Jalan lingkungan yang beraspal mulus dengan penerangan jalan yang memadai

• Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona.

Dengan adanya faktok-faktor penunjang tadi, maka wisatawan yang datang di Pangandaran dapat melakukan kegiatan yang beraneka ragam: berenang, berperahu pesiar, memancing, keliling dengan sepeda, para sailing, jet ski dan lain-lain. .

Adapun acara tradisional yang terdapat di sini adalah Hajat Laut, yakni upacara yang dilakukan nelayan di Pangandaran sebagai perwujudan rasa terima kasih mereka terhadap kemurahan Tuhan YME dengan cara melarung sesajen ke laut lepas. Acara ini biasa dilaksanakan pada tiap-tiap bulan Muharam, dengan mengambil tempat di Pantai Timur Pangandaran. Event pariwisata bertaraf internasional yang selalu dilaksanakan di sini adalah Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) dengan berbagai kegiatan pendukungnya yang bisa kita saksikan pada tiap bulan Juni atau Juli. .

Fasilitas yang tersedia:

1. Lapang parkir yang cukup luas,

2. Hotel, restoran, penginapan, pondok wisata dengan tarif bervariasi,

3. Pelayanan pos, telekomunikasi dan money changer,

4. Gedung bioskop, diskotik

5. Pramuwisata dan Pusat Informasi Pariwisata,

6. Bumi perkemahan,

7. Sepeda dan ban renang sewaan,

8. Parasailing dan jetski.

Pangandaran objek wisata yang mesti kita banggakan dan harus kita rawat

www.mypangandaran.com

To leave our list

muzi wae'a

2012 20th Pangandaran Beach, Indonesia 46396

Muji Suwarno Blog ini asli di buat oleh Muji Suwarno,dan kontens - kontens nya juga hasil dari kreatifitasnya sendiri